Apa itu Ujian TOEFL?
TOEFL merupakan kepanjangan dari Test of English as a Foreign Language (TOEFL), yakni sebuah tes yang didesain untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris bagi penutur asing. Tes ini biasanya diambil bagi mereka yang ingin berkuliah di universitas dengan bahasa Inggris sebagai media berkomunikasi saat proses belajar. Sebagai tes kemampuan bahasa Inggris terpercaya, TOEFL sangat dikenal luas dan diakui oleh banyak institusi dan organisasi di seluruh dunia. Berikut adalah gambaran umum mengenai ujian TOEFL:
Tujuan
Tujuan utama dari ujian TOEFL adalah untuk mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris dari penutur asing dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris pada konteks akademik. Tes ini akan menguji empat kemampuan bahasa, yaitu membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Akan tetapi, terdapat pula jenis TOEFL ITP (institutional Testing Program) yang pada umumnya hanya menguji dua kemampuan bahasa dan satu elemen bahasa, yaitu mendengarkan, membaca dan struktur tulisan.
Format Umum
TOEFL biasanya dilaksanakan dalam dua bentuk format:
1. TOEFL iBT (Internet-Based Test): Format paling umum, dilaksanakan secara online di pusat test pilihan. Tes ini meliputi:
- Reading Section: Memahami teks akademik
- Listening Section: Memahami percakapan dan ceramah
- Speaking Section: Memberikan respon lisan terhadap pertanyaan dan instruksi
- Writing Section: Membuat esai berdasarkan bacaan dan rekaman, dan menulis secara mandiri.
2. TOEFL PBT (Paper-Based Test): Biasa diselenggarakan ketika iBT tidak memungkinkan. Tes ini meliputi:
- Listening Comprehension
- Structure and Written Expression
- Reading Comprehension
- Writing (TWE - Test of Written English)
Penilaian
TOEFL iBT memiliki skor dengan rentang 0-120, dimana setiap bagian tes memberikan poin maksimal sebesar 30. Hasil akhir menggambarkan jumlah nilai dari semua bagian tes. Sedangkan, PBT memiliki rentang skor 310-677, tidak termasuk bagian Writing. Bagian Writing memiliki skor terpisah. Oleh karena itu, terkadang PBT tidak mengikutkan bagian Writing pada rangkaian ujian.
Pengakuan
Hasil TOEFL diakui dan diterima oleh lebih dari 11,000 perguruan tinggi dan institusi di lebih dari 150 negara. Sertifikat TOEFL sering menjadi persyaratan saat mendaftar kuliah untuk program sarjana dan pascasarjana. Hasil TOEFL juga bisa digunakan untuk melamar beasiswa dan mendapatkan sertifikasi tertentu.
Preparation
Ujian TOEFL memiliki tantangan yang berbeda dengan ujian bahasa Inggris di sekolah. Persiapan untuk TOEFL akan membutuhkan banyak sumber pelajaran, termasuk contoh soal latihan, simulasi tes, kursus, panduan ujian, dan sumber lainnya. Memahami format ujian dan berlatih memanfaatkan waktu saat ujian sangat berdampak terhadap pelaksanaan saat tes nanti.
Registration
Peserta bisa mendaftar ujian TOEFL secara daring melalui web resmi ETS (Educational Testing Service) atau pada web institusi yang telah bekerja sama dengan ETS. Jadwal ujian akan tersedia sepanjang tahun, dan disarankan untuk mendaftar beberapa waktu sebelum jadwal tes yang diinginkan. Perhatikan pula lokasi ujian untuk kemudahan mobilitas.
Kesimpulan
Ujian TOEFL merupakan salah satu langkah yang penting bagi penutur asing bahasa Inggris apabila ingin berkuliah atau belajar di lingkungan dengan penutur bahasa Inggris. Tes ini bukan hanya mengukur kemampuan bahasa Inggris secara umum, tetapi juga menilai kemampuan bahasa Inggris pada konteks akademik. Persiapan dan pemahaman yang matang terhadap format tes adalah kunci untuk meraih skor yang memuaskan.
Comments
Post a Comment