Perbedaan TOEFL iBT dan ITP
TOEFL (Test of English as a Foreign Language) memiliki beberapa format berbeda yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris non-penutur asli. Dua di antaranya adalah TOEFL iBT (Internet-Based Test) dan TOEFL ITP (Institutional Testing Program). Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:
TOEFL iBT (Internet-Based Test)
1. Format Tes
- Pelaksanaan: Dilaksanakan secara online di pusat tes resmi.
- Komponen Tes: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
- Durasi: Sekitar 4 - 4,5 jam.
- Skor: Setiap bagian dinilai dari 0-30, dengan total skor maksimum 120.
- Penggunaan: Diterima secara luas oleh universitas dan lembaga di seluruh dunia sebagai syarat masuk.
2. Materi Tes
- Reading: Membaca dan memahami teks akademik.
- Listening: Mendengarkan percakapan akademik dan kuliah.
- Speaking: Memberikan jawaban lisan yang direkam.
- Writing: Menulis esai berdasarkan tugas yang diberikan.
3. Frekuensi dan Ketersediaan
- Frekuensi: Sering tersedia di berbagai lokasi di seluruh dunia.
- Ketersediaan: Tes ini lebih umum dan tersedia di banyak tempat.
TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
1. Format Tes
- Pelaksanaan: Dilaksanakan secara offline (paper-based atau computer-based) di institusi yang menggunakan tes ini untuk keperluan internal. Meskipun saat ini TOEFL ITP bisa dilaksanakan secara online, jawaban peserta tidak langsung dikirim ke ETS pusat, melainkan ke perwakilan institusi lokal yang secara resmi bekerja sama dengan ETS.
- Komponen Tes: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.
- Durasi: Sekitar 2-2.5 jam.
- Skor: Setiap bagian dinilai dari 31-68, dengan total skor antara 310-677.
2. Materi Tes
- Listening Comprehension: Mendengarkan percakapan pendek dan panjang serta diskusi.
- Structure and Written Expression: Menilai tata bahasa dan struktur kalimat.
- Reading Comprehension: Membaca dan memahami teks non-akademik dan akademik.
3. Frekuensi dan Ketersediaan
- Frekuensi: Diselenggarakan sesuai kebutuhan institusi, tidak tersedia secara luas seperti TOEFL iBT. Pada umumnya perguruan tinggi di Indonesia mengadakan TOEFL ITP satu hingga dua kali dalam sebulan.
- Ketersediaan: Hanya tersedia melalui institusi tertentu, seperti universitas atau program pendidikan yang memerlukan penilaian bahasa Inggris internal.
Perbedaan Utama TOEFL iBT dan ITP
1. Tujuan dan Penggunaan
- TOEFL iBT: Diterima secara internasional oleh universitas dan lembaga pendidikan untuk proses penerimaan mahasiswa dan beasiswa internasional.
- TOEFL ITP: Digunakan untuk keperluan internal institusi, seperti evaluasi program bahasa Inggris atau beasiswa lokal, bukan untuk penerimaan universitas internasional.
2. Format dan Penyajian
- TOEFL iBT: Dilaksanakan secara online dengan bagian Speaking yang diujikan.
- TOEFL ITP: Dilaksanakan secara paper-based atau computer-based tanpa bagian Speaking atau Writing yang terpisah.
3. Penerimaan
- TOEFL iBT: Diakui secara global untuk keperluan akademik dan profesional.
- TOEFL ITP: Biasanya hanya diakui oleh institusi yang menyelenggarakannya untuk penilaian internal.
Dengan memahami perbedaan antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP, Anda dapat memilih tes yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, apakah itu untuk keperluan studi di luar negeri atau evaluasi internal di institusi tertentu.
Comments
Post a Comment